Tuesday, March 28, 2006

Contact AFC

AJI FIGHTING CLUB

Jl. Raya Andir 29
Ciparay - Kab. Bandung.

Telp. (022) 595 5239,
Fax. (022) 595 2333,
HP. 0815 734 73444

e-mail : ajisangha@yahoo.com

Informasi Dojo AFC

Bandung

1. Satlat Ciparay ji. Raya Andir 29
Ciparay, Kab. Bandung.
Telp. (022) 595 5239

Owner : Dike Mei Warlina

2. Satlat majalaya Dakos Counter,
Jl. Raya Laswi no
Majalaya - Kab. Bandung
Telp. 0813 20651546

Owner : Lili Uday

Jakarta

1. KLAR - Atrium
Gedung Graha Atrium Lt. 2
ji. Senen Raya 135 Jakarta 10410 Tip. 021 - 3853985 ext. 258 owner Kenny Amelia

Jawa Tengah

ML Gym,
jl. K.S Tubun no
Slawi-Tegal

MMA Fighting System

Paket pelatihan dalam AFC terbagi menjadi tiga ( 3 ) kelas :

Kelas beladiri umum (Universal Self-defense Class)
Kelas ini diperuntukkan bagi anda yang ingin mempelajari seni beladiri dengan maksud untuk memanfaatkannya sebagai sarana olah raga dan kesehatan serta sebagai sarana pertahanan diri. Untuk kelas ini terbuka secara umum bagi anak-anak putra maupun putri, serta remaja dan dewasa. jadwal pertemuan adalah 2 kali seminggu atau 8 pertemuan dalam satu bulan.

Kelas Petarung (Fighter Class )
Merupakan kelas yang diikuti oleh para calon atlet dan atiet petarung ( fighter ) AFC. Untuk mengikuti kelas ini anda minimal telah belajar beladiri ( aliran apapun ) selama 3 tahun, atau minimal menyandang sabuk coklat / setingkatnya dan atau sabuk biru jika berasal dari siswa AFC disemua kelas. Syarat kedua adalah mengikuti tes dengan standar AFC dan lulus dalam seleksi tersebut. jadwal pertemuan adalah 3 kali pertemuan dalam I minggu, atau 12 kali dalam satu bulan.

Pelatihan khusus ( Personal / Private Training )
Merupakan pelatihan dengan jadwal secara tersendiri bagi perorangan maupun kelompok ( club Untuk personal training anda bisa mengambil paket program sebanyak 22 kali pertemuan selama tiga bulan, atau penggalan paket kecil dengan jumiah minimal pertemuan sebanyak 8 kali pertemuan selama satu bulan.

Materi Kelas
Materi kelas dalam AFC terbagi menjadi tiga bagian, antara lain stand up techniques, ground techniques dan mixed techniques ( Valetudo ). Anda bisa mengikutinya secara terpisah sesuai dengan kebutuhan anda.


  1. Pada kelas personal / private training, kami membuka program baru untuk anak-anak ( children self- defense) dan untuk wanita ( women self-defense ).

Tentang Aji Fighting Club - Sejarah Singkat

Aji Fighting Club (AFC ) merupakan suatu aliran seni bela diri yang beraliran campuran (Mixed Martial Art). Di mana materi latihan di dalamnya terdiri dari teknik pertarungan atas (stand up techniques) dan teknik pertarungan bawah ( ground techniques ). Penggabungan kedua teknik diatas dimaksudkan sebagai antisipasi di dalam sebuah pertarungan untuk menghadapi lawan diatas ring maupun sebagai beladiri di jalanan.

Berdirinya AFC Diilhami saat sebuah televisi swasta menggelar kejuaraan pertarungan bebas yang di ikuti oleh seluruh aliran beladiri yang ada ditanah air, yakni TPI Fighting Champhionship ( TFC ). Pada awalnya seni beladiri yang diikuti oleh siswa AFC adalah PAKSI singkatan dari Petarung Ksatria Indonesia.Yakni Seni Beladiri yang didirikan oleh Aji Susilo yang juga pendiri sekaligus atlet dari AFC dengan aliran traditional mixed martial art. Pada waktu itu teknik groundfighting - khususnya yang menggunakan teknik kuncian - di dalam PAKSI masih tergolong sangat minim. Hal ini sangat dipengaruhi oleh tradisi budaya seni beladiri di Indonesia yang mayoritas beraliran stand-up fighting apalagi Aji sendiri memiliki dasar Beladirii dari aliran Stand-Up Fighting, yakni Silat, Tinju dan Karate. Secara umum teknik bantingan dan kuncian memang diajarkan, tetapi hanya sebatas membanting dan mengontrol tubuh lawan sambil melakukan serangan-serangan ke arah lawan secara bebas. PAKSI inilah yang merupakan cikal bakal dari Aji Fighting Club (AFC).

Dalam perkembangannya seni beladiri PAKSI tidak dapat berkembang sebagaimana yang diharapkan. Sebagian besar masyarakat menganggap aliran beladiri PAKSI terlalu brutal dan terialu keras. Hal ini waiar karena memang dalam sistim pertarungan PAKSI hanya mengenal satu bagian tubuh yang tidak boleh diserang yaitu kemaluan. Sedang bagian tubuh lain diperbolehkan, baik dalam posisi stand up maupun ground. Teknik serangan yang digunakan boleh menggunakan pukulan, tendangan, lutut, siku termasuk totokan dan cekikan. Menurut Aji Susilo sang pendiri, sistem bertarung PAKSI memang demikian, hal ini dimaksudkan agar para siswa terbiasa dengan pola bertarung sebebas-bebasnya sebagaimana pertarungan yang sebenarnya di jalanan serta sebagai antisipasi pengeroyokan. Mungkin saat itu sistim bertarung PAKSI lebih mirip dengan Ultimate Fighting Championship ( UFC ) ketika pertama kali diadakan.

Digelarnya TPI Fighting Championship (TFC ) boleh dibilang merupakan pemicu lahirnya kembali PAKSI. Dan dalam kelahirannya kembali, nama PAKSI berubah menjadi Aji Fighting Club ( AFC ) sesuai dengan saran dari producer TFC yang tidak memperbolehkan menyertakan nama perguruan untuk tampil dalam TFC dan diganti dengan menggunakan nama club untuk menjaga kredibilitas dari perguruan itu sendiri. Pada awainya TFC menggunakan sistim pertandingan ( rules ) dengan mengadopsi dari PRIDE Fighting Championship. Sebuah kejuaraan mixed martial art bergengsi yang digelar di negeri Sakura Jepang. Dengan demikian tuntutan teknik yang lebih luas menjadi sangat penting. Karena jika tidak, fighter yang tidak memiliki kelengkapan teknik stand up maupun ground fighting sudah tentu tidak akan bertahan lama.

Menyikapi hal tersebut, Aji Susilo ( pendiri AFC ) yang juga seorang fighter berusaha melengkapi tekniknya dengan mempelajari teknik ground fighting. Teknik yang dipelajarinya adalah Brazillian jiu-jitsu ( BJJ ). Melalui bantuan seorang teman, aji susilo akhirnya bertemu dengan Dedi Wigraha, dialah orang Indonesia pertama yang mempopulerkan Brazilian jiu-jitsu ( BJJ ) di tanah air. Melalui Dedi Wigraha yang juga murid langsung dari Rickson Gracie, Aji Susilo terus memperdalam teknik ground fightingnya. Alhasil, dengan bekal beladiri PAKSI dan Brazilian jiu-jitsunya Aji Susilo mampu menjadi orang pertama yang meraih sabuk juara dikelas menengah ( middle weight ) pada event mixed martial art yang digelar TFC.

Keberhasilannya meraih sabuk juara ternyata mulai mengundang perhatian dari berbagai pihak, termasuk dari pihak Dreamstage Entertainment Inc Jepang yang mengundangnya untuk bertarung di arena BEST ( blood, energy, sweat and tears ) di Jepang. Arena BEST adalah arena penyaringan bagi para petarung sebelum memasuki arena impian para fighter di PRIDE fighting championship Jepang. Untuk bisa bertarung di arena PRIDE, syaratnya fighter harus mampu memenangkan tiga pertandingan atau mampu tampil dengan sebaik mungkin sehingga atas permintaan penonton di Jepang, fighter yang bersangkutan bisa dipromosikan untuk mengikuti event tersebut. Tepatnya tanggal 20 Oktober 2002, dengan didampingi Dedi Wigraha ( selaku pelatih ), Oscar Herliansyah dan Aditya Griadi ( selaku wakil TFC dan OMI ) Aii Susilo bertarung melawan fighter dari Myanmar yang beraliran Muay Katcha yang sebelumnya tidak pernah terkalahkan di aliran beladirinya yakni Xue Do Won.

Dalam pertarungan tersebut Aii Susilo kembali mengukir kemenangan dengan mengalahkan lawannya melalui rear naked choke, salah satu teknik yang mematikan ala brazilian jiu-jitsu. Aji Susilo tercatat sebagai fighter pertama Indonesia yang bertarung di luar negeri di arena MMA dan berhasil menoreh kemenangan.

Hingga saat ini Aji Susilo masih aktif menjadi atlet dan bertarung diarena TPI fighting championship ( TFC ). la terus mengasah kemampuan beladirinya dan belakangan ia semakin memperdalam Brazilian jiu-jitsunya melalui bimbingan mantan Fighter, Niko Han. Selain itu diapun sering meniadi komentator pada event tersebut dan tetap mengajarkan ketrampilan beladirinya kepada murid-muridnya. Salah satu muridnya yang menoniol adalah Lili Uday. Dia adalah fighter yang turun di kelas berat dan menduduki peringkat pertama TFC. Saat ini dia sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi pertarungan untuk perebutan sabuk juara kelas berat di arena yang sama.

Demikian sejarah singkat dari Aji Fighting Club ( AFC ). Keterangan selengkapnya bisa anda dapatkan dalam web site ini pada halaman selanjutnya.

Friday, March 17, 2006

Update News

Hi,
To know the latest news about me, visit
http://mixedfighting.blogspot.com/2006/03/profile-aji-susilo-is-back.html

Tuesday, December 06, 2005

Test

Test...test

Business Logo design
Hit Counter